Susunan Pemerintahan Kerajaan Majapahit

Majapahit sebagai sebuah kerajaan mencerminkan  kekuasaan bersifat teotorial juga disentralisasi dengan birokrasi yang terinci.

Susunan Pemerintahan Kerajaan Majapahit
Susunan Pemerintahan Kerajaan Majapahit

Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa tertinggi memegang kekuasaan politik tertinggi juga menduduki puncak kerajaan.

Ada pun wilayah tinggal para dewa lokapala terletak di empat penjuru mata angin. Untuk terlaksananya kekuasaan, raja dibantu oleh sejumlah pembantu, dan tidak lain pejabat-pejabat birokrasi kerajaan.

Dalam susunan birokrasi demikian, semakin dekat hubungan seseorang dengan raja maka akan semakin tinggi pula kedudukannya dalam birokrasi kerajaan.

Nagarakṛtagama pupuh 89 : 2 memberitakan bahwa hubungan negara dengan desa begitu rapat seperti singa dengan hutan. Jika desa rusak, negara akan kekurangan bahan makanan.

Susunan Pemerintahan Kerajaan Majapahit
Susunan Pemerintahan Kerajaan Majapahit

Struktur birokrasi dalam hirarki Majapahit dari tingkat pusat ke jabatan yang lebih rendah adalah:

  1. Sri Maharaja:

Sri Maharaja dianggap sebagai penjelmaan Dewa tertinggi. Memegang otoritas kebijakan politik tertinggi juga menduduki puncak hierarki kerajaan.

  1. Bhatara Sapta Prabu:

Bhattara Saptaprabhu adalah pejabat tinggi kerajaan semacam Dewan Pertimbangan Agung atau Penasehat Raja.

  1. Yuwaraja Kumaraja:

Raja Muda Putra Mahkota.

  1. Mahapatih Hamangkubumi:

Mahapatih Amangkubhumi adalah jabatan yang tertinggi setelah Raja, yakni semacam Perdana Menteri (mantri mukya). Mahapatih Amangkubumi mengepalai Badan Pelaksana Pemerintahan dan bertanggung jawab terhadap jalannya pemerintahan kerajaan.

  1. Mahamentri i hino:

Mahamenteri Hino mempunyai kedudukan penting setelah Raja dan menerima perintah langsung dari Raja. Tetapi Mahamenteri Hino bukanlah pelaksana perintah Raja, titah tersebut disampaikan kepada pejabat lain ada di bawahnya. Di antara ketiga penjabat Mahamenteri, Mahamenteri Hinolah terpenting juga tertinggi. Juga Mahamenteri Hino mempunyai hubungan yang paling dekat dengan Raja, sehingga berhak mengeluarkan piagam (prasasti).

  1. Mahamentri i sirikan:

Mahamenteri Sirikan mempunyai kedudukan penting setelah Raja dan menerima perintah langsung dari Raja. Namun Mahamenteri Sirikan juga bukanlah pelaksana-pelaksana dari perintah Raja, titah kemudian disampaikan kepada pejabat lain yang ada di bawahnya.

Di antara ketiga pejabat, Mahamenteri Sirikan menduduki kasta tertinggi kedua setelah Mahamenteri Hino. Mahamenteri Sirikan juga mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja, tetapi tidak berhak mengeluarkan piagam (prasasti).

  1. Mahamentri  halu:

Mahamenteri Halu mempunyai kedudukan penting setelah Raja dan menerima perintah langsung dari Raja. Namun Mahamenteri Halu juga bukanlah pelaksana-pelaksana dari perintah Raja, titah kemudian disampaikan kepada pejabat lain yang ada di bawahnya. Di antara ketiga penjabat Mahamenteri, Mahamenteri Halu menduduki tempat terbawah. Mahamenteri Halu juga mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja, tetapi tidak berhak mengeluarkan piagam (prasasti).

  1. Pasangguhan Pranaraja:

Pasangguhan Pranajaya adalah pejabat tinggi kerajaan semacam hulubalang istana yang bertugas merencanakan dan mengambil keputusan tentang seluk beluk pemerintahan yang harus dilaksanakan para pejabat di bawahnya.

  1. Pasangguhan Nayapati:

Pasangguhan Nayapati adalah pejabat tinggi kerajaan hulu balang istana tetapi kedudukannya di bawah Pasangguhan Pranaraja yang juga bertugas merencanakan dan mengambil keputusan tentang seluk beluk pemerintahan yang harus dilaksanakan para pejabat di bawahnya.

  1. Rakryan Patih/Mahapatih:

Rakryan Patih merupakan Pejabat Negara paling tinggi diantara 5 Pejabat Pelaksana Pemerintahan lain dikepalainya yaitu Rakryan Demung (Kepala Rumah Tangga Kerajaan); Rakryan Kanuruhan (penghubung dan tugas-tugas upacara); Rakryan Tumenggung (Panglima Kerajaan); Rakryan Rangga (Pembantu Panglima). Mereka menjalankan tugas yang diberikan oleh kerajaan dan mempunyai hubungan luas dengan berbagai daerah yang ada di bawah naungan kerajaan.

  1. Rakryan Demung:

Rakryan Demung merupakan pejabat tertinggi kedua diantara 5 Pejabat Pelaksana Pemerintahan tersebut. Rakryan Demung bertugas mengatur Rumah Tangga Kerajaan.

  1. Rakryan Kanuruhan:

Rakryan Kanuruhan merupakan pejabat tertinggi ketiga di antara 5 Pejabat Pelaksana Pemerintahan. Rakryan Kanuruhan melaksanakan tugas-tugas protokoler dan bertugas sebagai penghubung diantara para pejabat kerajaan

  1. Rakryan Tumenggung:

Rakryan Tumenggung merupakan Pejabat Pelaksana Pemerintahan Bidang Militer, beliau adalah Panglima Tentara Kerajaan, sebagai Panglima Kerajaan dan  Rakryan Temenggung bertugas langsung membawahi para Senopati (Ketua Pasukan). Rakryan Temenggung bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan kerajaan.

  1. Rakryan Rangga:

Rakryan Rangga adalah Pejabat Pelaksana Pemerintahan Wakil Panglima Tentara Kerajaan.

  1. Sang Wredhamenteri:

Sang Wredhamenteri merupakan para Menteri Senior yang bertugas membantu pejabat tinggi kerajaan diatasnya menjalankan roda pemerintahan.

  1. Sang Yuwamenteri:

Sang Yuwamenteri merupakan para Menteri Muda yang bertugas membantu Sang Wredamenteri juga pejabat tinggi kerajaan lain diatasnya menjalankan pemerintahan.

  1. Sang Aryadhikara:

Sang Aryadhikara merupakan pejabat kerajaan yang berasal dari para Thanda (semacam pegawai kerajaan) berpangkat tinggi yang bertugas membantu Sang Wredamenteri, Sang Yuwamenteri dan pejabat tinggi kerajaan lain diatasnya menjalankan pemerintahan.

  1. Dharmmadhyaksa:

Dharmmadhyaksa adalah penjabat tinggi kerajaan yang mempunyai tugas khusus secara mengurus masalah sosial masyarakat, etika dan hubungan antar umat beragama.

  1. Dharmmauppapati:

Dharmmauppapati adalah pejabat yang membantu Dharmmadhyaksa dan mempunyai tugas khusus yang sama dengan Dharmmadhyaksa yaitu mengurus masalah-masalah sosial masyarakat, etika dan hubungan antar umat beragama.

5 MISTERI CANDI BOROBUDUR Yang Masih Kontroversi

Dibalik kemegahan candi Borobudur peninggalan dinasti Syailendra dan dibangun pada abad ke 8 juga menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia itu ternyata masih memiliki beberapa tanda tanya tentang keberadaannya.

5 MISTERI CANDI BOROBUDUR Yang Masih Kontroversi
5 MISTERI CANDI BOROBUDUR Yang Masih Kontroversi

Dalam catatan sejarahnya, candi Borobudur pertama kali ditemukan tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, gubernur jenderal dari Inggris, pembangunan candi Borobudur diperkirakan membutuhkan waktu antara 100 tahun, namun belum diketahui dengan pasti bagaimana candi berukuran besar ini dibangun, tetapi berdasarkan pengamatan para ahli arkeologi, dahulu candi tersebut mempunyai 1 stupa raksasa pada sekitar 5 pagar langkan, karena khawatir runtuh disebabkan tekanannya terlalu berat, maka stupa tersebut dirubah bersama 1 stupa dengan 3 tingkat stupa disekelilingnya. Tidak hanya mengenai pembangunan candi yang menjadi misteri, tetapi ada beberapa penemuan lain dan menjadi tanda tanya, berikut ini 5 tanda tanya candi diantaranya :

 

1.RELIEF BERBENTUK PIRINGAN TERBANG

Dari beberapa peninggalan kuno di dunia yang memiliki relief mirip UFO juga disebut piring terbang, candi Borobudur termasuk salah satu diantaranya, belum dapat dipastikan kenapa mereka membuat pola seperti itu, mungkin itu adalah UFO yang dimaksud atau juga simbol lain, dan ada yang berpendapat jika  simbol piringan terbang tersebut bisa jadi adalah gambaran tentang 7 permata raja dalam ilmu kosmologi Budha namun tetap saja belum ada bukti sah mengenai pernyataan tersebut.

2. MITOS KUNTO BIMO

Jika memperhatikan candi Borobudur ada beberapa stupa yang mempunyai lubang juga di dalamnya ada patung arca memiliki nama Kunto Bimo dan sedang pada posisi Dharmachakra, legendanya barang siapa yang dapat menyentuh arca itu dengan tangan melalui lubang stupanya semua keinginannya dapat terkabul, untuk laki-laki disarankan untuk menyentuh kelingking patung arca itu dan untuk perempuan disarankan untuk menyentuh jari kakinya, tidak tahu dari mana kepercayaan itu berawal, tetapi dalam beberapa kasus hal itu memang pernah terjadi.

3. RELIEF TERSEMBUNYI

Ada satu relief tersembunyi pada bagian kaki – kaki candi, relief itu disebut juga sebagai Karmawibhangga, relief tersebut menggambarkan adegan sensitif seperti  pemerkosaan,  kekerasan, pembunuhan, dan sebagainya. Belum ada yang mengetahui kenapa ada relief seperti itu disembunyikan di bagian candi Borobudur, dan relief itu pertama kali ditemukan JW Yzerman di tahun 1891.

4. ARSITEKTUR BOROBUDUR

Hal yang menarik untuk diperhatikan merupakan arsitektur tersebut, candi Borobudur mempunyai susunan sangat presisi, setiap batu penyusunnya hampir diletakan dengan sempurna juga tepat, untuk melakukan hal tersebut tentu diperlukan kemampuan perhitungan yang ahli, pertanyaan itu siapa yang sanggup merancang semua pembangunan candi raksasa itu, menurut legenda sekitar perancangnya adalah Gunadharma, seorang tokoh intelektual di masanya, tetapi belum ada bukti cukup untuk mendukung pernyataan tersebut.

5. DANAU PURBA

Mahasiswa Departemen Geografi Universitas Gajah Mada Helmi Murwanti, memperoleh hasil penelitian tentang danau purba yang dulu berada di area candi Borobudur sebelum candi tersebut dibangun, hasil analisanya penyebaran endapan lempung hitam berasal dari material vulkanik juga bebatuan, dengan citra satelit dan memperlihatkan aliran sungai serta bermuara di danau itu, diperkirakan danau purba tersebut terbentuk di zaman Pleistosen juga telah berusia 10.000 tahun, lalu menyusut karena digunakan manusia seiring perkembangan peradaban pada sekitar danau itu.

Seni Tari Dan Musik Tradisional Jawa

Seni Tari Dan Musik Tradisional Jawa
Seni Tari Dan Musik Tradisional Jawa

Mengenal kesenian jawa seperti tarian dan seni musik dan berbagai jenis alat musik serta jenis tariannya.

Seni Tarian

Orang Jawa dikenal masyarakat berbudaya. Banyak seni tari merupakan hasil olah cipta, rasa, karsa masyarakat Jawa. Antara orang Jawa Jawa Timur, Jawa Tengah, serta Jawa Barat, memiliki khas masing masing. Seni tari suku Jawa terletak tata tari luwes, kalem, santun. Menggambarkan kehidupan suku Jawa cenderung menerima, selalu adaptif dalam segala situasi serta kondisi, mengutamakan tata krama.

Kepercayaan dianut suku Jawa, dalam kesenian tari diciptakan tidak lepas unsur magis serta sakral. Seperti tari reog, tari sintren, tari kuda lumping, contoh seni tari kental kekuatan supranatural. Pada lingkungan keraton Jogjakarta tari bedhaya ketawang disakralkan orang Jawa di Jogjakarta. Sakral berkaitan kepercayaan kalau tari tersebut diciptakan Nyi Roro Kidul ratu yang menguasai laut selatan bentuk suguhan untuk penguasa kerajaan penguasa tanah Jawa.

Tarian ditarikan 9 orang wanita hanya dipentaskan pada acara acara tertentu berkaitan hajat keraton atau kerajaan. Tari bedhaya ketawang diiringi musik gamelan ritmenya sangat halus serta pelan. Gerakan tariannya sangat halus,
Membuat orang melihatnya seolah olah tersihir pada gerak serta alunan musiknya. Dipercaya saat dilakukan pagelaran tari bedhaya ketawang, Nyi Roro Kidul selalu hadir serta ikut menari bersama 9 wanita penari tersebut.

Seni Musik

Alat musik tradisional Jawa adalah gamelan. Gamelan merupakan gabungan alat musik pukul kempul, kendang, saron, bonang, demung, kenong, slenthem, gambang dan gong. Gamelan digunakan mengiringi kesenian tari juga kesenian
suara disebut karawitan. Gamelan sering digunakan untuk pengiring pagelaran wayang kulit.

Alat musik gamelan dijadikan media dakwah para walisongo pada zaman dahulu. Para wali menggunakan gamelan memberi hiburan masyarakat sebelum dan sesudah memberikan ceramah agama. Dengan gamelan masyarakat Jawa mudah dikenalkan agama Islam dan sekarang mayoritas Suku Jawa adalah orang pemeluk agama Islam. Di Jawa alat musik gamelan dikenal juga
beberapa suku lain kebudayaan Sunda, kebudayaan Suku Banjar di luar Jawa menggunakan gamelan sebagai alat musiknya.

Suku Jawa adalah salah satu suku tertua di Indonesia. Banyak kebudayan suku bangsa di Indonesia dan sedikit banyak bertradisii budaya masyarakat Jawa. Baik bahasa, filosofis, atau keseniannya. Sampai saat ini adat istiadat
suku Jawa ini masih dipegang teguh serta terus ditradisikan.